あの自動車は新しいです
ano jidousha wa atarashii desu
mobil itu baru
日本語は難しいです
Nihongo wa muzukashii desu
Bahasa Jepang sulit
> pada bentuk negatif: akhiran -i menjadi kunai
日本料理は安くないです
nihon ryouri wa yasukunai desu
Masakan Jepang tidak murah
私の部屋は広くないです
watashi no heya wa hirokunai desu
kamar saya tidak luas
今日の天気は寒くないです
kyou no tenki wa samukunai desu
cuaca hari ini tidak dingin
> pada bentuk lampau: akhiran -i menjadi -katta
ゆうべはとても 寒かった です
yuube wa totemo samukatta desu
tadi malam dingin sekali
その映画はたいへんおもしろかったです
sono eiga wa taihen omoshirokatta desu
dulunya disini bukan tempat yang kotor
きのうのケーキはとてもおいしかったです
kinou no keiki wa totemo oishikatta desu
kue yang kemarin enak sekali
> pada bentuk negatif lampau akhiran -i menjadi -kunakatta
きのうの試験は難しくなかったです
kinou no shiken wa muzukashikunakatta desu
ujian yang kemarin tidak sulit
あなたは 忙しくなかったですか
anata wa ishogashikunakatta desuka
Apakah kamu tidak sibuk?
この川 は 浅くなかったです
kono kawa wa asakunakatta desu
sungai ini dulunya tidak dangkal
> untuk menghubungkan 2 kata sifat dalam satu kalimat, akhiran -i menjadi -kute
あの町はあつくて汚いです
ano machi wa atsukute kitanai desu
kota itu panas dan kotor
私の部屋は汚くて狭いでした
watashi no heya wa kitanakute semai deshita
kamar saya dulu kotor dan sempit
> untuk menghubungkan 2 kalimat atau lebih
*bila kalimat pertama merupakan kebab dari kalimat kedua, maka -kute diartikan karena, bila kalimat pertama tidak ada hubungannya maka hanya sebagai penghubung saja
試験は難しくて、私はできませんでした
Shiken wa muzukashikute, watashi wa dekimasen deshita
(karena) ujian kemarin sulit, saya tidak bisa
海は広くて、 空は青いです
Umi wa hirokute, sora wa aoi desu
Laut luas, langit biru
紙は軽く(て)、 石は重いです
kami wa karuku(te), iski wa omoi desu
kertas ringan, batu berat.